Ariel Numpang Nulis

Hilangnya Jiwa Sumpah Pemuda

28 Oct 2017 - 14:19 WIB

Pada tanggal 28 Oktober selalu di peringati hari Sumpah Pemuda, Dimana hari itu semua pemuda dan pemudi menyatakan ikrar suci untuk merebut KENERDEKAAN dari penjajahan para kompeni. 

Para pemuda pada saat itu bergabung dan bersatu padu untuk mewujudkan visi dan misi yaitu KEMERDEKAAN, Tidak ada niat yang lain kecuali memberikan sebuah bangsa yang merdeka untuk kita semua pada saat ini.

Namun semakin tergerusnya waktu masa gemilang pemuda dan pemudi yang sangat menjiwai sumpah pemuda itu semakin hilang, Semakin banyaknya generasi pemuda dan pemudi yang memberikan dirinya predikat sebagai pemuda kekinian yang berada di Negara kita ini maka semakin banyak pula pemuda yang melupakan Arti sebuah Sumpah yang di ikrar kan oleh para pemuda dan pemudi dahulu. 

Pemuda dan pemudi Sumpah pemuda kini tergantikan dengan Pemuda dan Pemudi Sumpah serapah, Saling menyumpai sesama pemuda yang beda sekolah, beda pendukung bola, beda agama bahkan beda RAS.

Pemuda dan Pemudi kekinian muncul seakan merusak sebuah kesucian dari arti Sumpah Pemuda tersebut, Mereka membalikkan sebuah pedoman Suci dengan perilaku dan moral yang mengikuti haya hidup yang bukan dari golongan pribumi Indonesia.

Kita lihat banyak pemuda yang meniru cara hidup para selebritis Korea dll yang sebenarnya sangat berjauhan sekali dengan gaya hidup para pemuda pejuang kita yang mempunyai gaya hidup penuh kesederhanaan. Pemuda maupun Pemudi era kekinian sedikit-sedikit tawuran, ujaran kebencian di sosmed bahkan sekarang sampai berank menghujat orang-orang pemerintah bahkan presiden kita.

Hal demikian menjadikan sebuah tolak ukur kalau pemuda dan pemudi era kekinian sudah mencemari ikrar suci para pemuda dan pemudi zaman dulu, Etika buruk seperti ini selalu dipertontonkan oleh para generasi pemuda masa kini. 

Moral pemuda dan pemudi kekinian seakan pada ambang batas kehancuran fase pergaulan bebas dan mencemari pendangan moral dari pemuda yang lain, Dalam parameter diatas mengindikasikan jiwa sumpah pemuda yang di tanam dengan darah dan tubuh para pemuda zaman dulu telah hilang.

Banyak yang mengatakan era masa kini mencadi sebuah era pada titik yang sangat hancur dan tidak bisa kembali lagi menjadi jiwa Sumpah Pemuda seperti sedia kala dimana terbentuknya Sumpah Pemuda pertama kali di ikrarkan.

Harapan kita semua para Generasi Penerus bangsa kembali kepada asal muasalnya yaitu pemuda dan pemudi yang berjuang demi keutuhan bangsa Indonesia. Aamiin


TAGS   umum / pendidikan / indonesia / kemerdekaan /